Fenomena luka batin merupakan salah satu bentuk penderitaan terdalam yang memengaruhi aspek spiritual, emosional, dan eksistensial manusia. Mazmur 34:19 menegaskan bahwa Tuhan dekat kepada orang-orang yang patah hati dan menyelamatkan orang-orang yang remuk jiwanya. Penelitian ini bertujuan menggali nilai teologis dari teks tersebut sebagai kerangka konseling untuk penyembuhan luka batin. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan hermeneutik terhadap teks Mazmur 34:19. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Mazmur 34:19 memuat tiga prinsip utama, yaitu pengakuan atas kerapuhan manusia, pemulihan sebagai karya Allah, dan pendampingan empatik sebagai wujud kehadiran ilahi. Ketiganya membentuk dasar bagi konseling Kristen yang memulihkan luka batin melalui pengalaman kedekatan Allah yang menyembuhkan dan memperbarui kehidupan manusia.
Copyrights © 2025