TAJDID: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan
Vol 10 No 1 (2026): April

PRINSIP PRAGMATISME DAN KONSEP EXPERIENCE JOHN DEWEY SEBAGAI PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN PAI ABAD 21

Lutfina Aribah (Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, Indonesia)
Hani Zahrani (Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, Indonesia)
Reza Zanjabila (Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, Indonesia)
Usman Usman (Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, Indonesia)
Sibawaihi Sibawaihi (Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, Indonesia)



Article Info

Publish Date
06 Apr 2026

Abstract

Artikel ini mengkaji prinsip Pragmatisme dan konsep Experience dalam pemikiran John Dewey sebagai kerangka filosofis untuk merekonstruksi pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di era kontemporer. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan analisis kritis-filosofis terhadap karya-karya utama Dewey seperti Democracy and Education, Experience and Education, dan How We Think. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pragmatisme Dewey menempatkan kebenaran sebagai sesuatu yang fungsional, diverifikasi melalui pengalaman, serta bernilai sejauh mampu memecahkan persoalan kehidupan. Sementara itu, konsep Experience Dewey menegaskan bahwa pendidikan harus berakar pada interaksi reflektif antara individu dan lingkungan, melalui prinsip continuity dan interaction. Kedua prinsip tersebut memiliki relevansi signifikan bagi pengembangan PAI yang selama ini cenderung teoritis dan tekstual. Melalui integrasi nilai Pragmatisme dan Experience, PAI dapat direkonstruksi menjadi pembelajaran yang fungsional, kontekstual, dan menghasilkan actionable knowledge. Artikel ini menawarkan tiga model pengembangan PAI berbasis Dewey, yaitu: Experiential Religious Learning, Problem-Based Islamic Learning, dan Democratic-Dialogic Islamic Learning. Ketiganya menempatkan pengalaman, dialog, dan pemecahan masalah sebagai fondasi pembelajaran yang mampu membentuk kompetensi spiritual, moral, dan sosial mahasiswa. Dengan demikian, pemikiran Dewey memberikan kontribusi epistemologis dan pedagogis yang penting bagi transformasi PAI menjadi pendidikan agama yang adaptif terhadap dinamika kehidupan modern.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

tajdid

Publisher

Subject

Religion Humanities Education Social Sciences

Description

TAJDID merupakan jurnal pemikiran keislaman dan kemanusiaan. Frekuensi penerbitan dilakukan sebanyak 2 (dua) kali dalam setahun setiap bulan April dan Oktober oleh LP2M IAI Muhammadiyah Bima. TAJDID akan menyajikan ide-ide yang up to date disertai dengan solusi-solusi yang relevan seputar pemikiran ...