Penelitian ini bertujuan menganalisis kelayakan usahatani cabai keriting (Capsicum annum L.) varietas OR 42 yang dijalankan oleh anggota Kelompok Tani "Tani Makmur" di Desa Kalijoso, Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang. Metode pengumpulan data dilakukan melalui wawancara langsung menggunakan kuesioner kepada 36 petani responden. Analisis meliputi total biaya produksi, penerimaan, keuntungan bersih, R/C Ratio, Break Even Point (BEP), dan Return on Investment (ROI). Hasil penelitian menunjukkan: 1) Total biaya produksi rata-rata Rp47.202.525 per hektar per musim tanam, penerimaan rata-rata Rp114.879.630 per hektar per musim tanam, dan keuntungan bersih rata-rata Rp67.677.105 per hektar per musim tanam. 2) R/C Ratio sebesar 2,4 (lebih dari 1), BEP (Q) = 2.360 kg (produksi riil 5.744 kg), BEP (Rp) = Rp8.620 (harga riil Rp20.000), dan ROI = 143%, menunjukkan usahatani cabai keriting varietas OR 42 layak diusahakan. 3) Terdapat pengaruh biaya sarana produksi benih, pupuk, pestisida, dan tenaga kerja terhadap pendapatan, dengan persamaan regresi Y = 2.683.628,188 + 7.130X₁ + 15.845X₂ + 11.698X₃ + 4.380X₄. Secara simultan, semua biaya berpengaruh signifikan terhadap pendapatan, namun secara parsial hanya biaya pupuk, pestisida, dan tenaga kerja yang signifikan.
Copyrights © 2026