P Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model peningkatan terhadap Use of Collective Digital Marketing pada pelaku usaha yang tergabung dalam kemitraan manajemen tempat (PMP) di Kota Semarang. Pendekatan penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik survei terhadap 97 responden. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda melalui bantuan software SPSS (Statistical Package for the Social Sciences) versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model peningkatan berpengaruh positif dan signifikan terhadap penggunaan pemasaran digital kolektif dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,279 dan signifikansi 0,001 (<0,05). Uji simultan (F) menunjukkan nilai Fhitung sebesar 12,946 lebih besar dari Ftabel 3,092, sehingga model dinyatakan signifikan secara keseluruhan. Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,120 menunjukkan bahwa 12% variasi penggunaan collective digital marketing dapat dijelaskan oleh model peningkatan, sedangkan sisanya dipengaruhi faktor lain di luar model. Temuan ini mengindikasikan bahwa penguatan strategi kolektif dalam pemasaran digital dapat meningkatkan efektivitas promosi usaha di era digital. Selain itu, penelitian ini juga menegaskan kembali bahwa pendekatan kuantitatif dan teknik survei yang digunakan telah memberikan gambaran empiris yang konsisten terkait hubungan antar variabel. Hasil pengujian regresi dan uji F memperkuat kesimpulan bahwa model peningkatan memiliki peran penting dalam mendorong penggunaan pemasaran digital kolektif pada pelaku usaha PMP di Kota Semarang, tanpa mengabaikan adanya faktor lain yang turut mempengaruhi hasil.
Copyrights © 2026