Penelitian ini mengkaji penggunaan gaya bahasa sarkastik yang digunakan oleh netizen di kolom komentar akun Instagram @prabowo. Perkembangan media sosial yang pesat telah mengubah cara orang mengekspresikan opini, kritik, dan emosi dalam komunikasi digital. Dalam konteks ini, sarkasme sering muncul sebagai strategi linguistik yang digunakan oleh netizen untuk menyampaikan kritik, ketidakpuasan, atau sindiran terhadap tokoh publik secara tidak langsung. Kolom komentar akun media sosial tokoh publik menjadi ruang dinamis di mana berbagai bentuk ekspresi bahasa, termasuk sarkasme, dapat diamati. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan bentuk, makna, dan jenis bahasa sarkastik yang digunakan oleh netizen di kolom komentar Instagram @prabowo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data terdiri dari kata, frasa, klausa, dan kalimat yang mengandung ekspresi sarkastik yang ditulis oleh netizen di kolom komentar postingan Instagram terpilih. Data dikumpulkan melalui teknik observasi dan dokumentasi non-partisipatif. Analisis dilakukan menggunakan prosedur analisis data kualitatif yang melibatkan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, yang didukung oleh analisis pragmatik dan teori sarkasme yang dikemukakan oleh Elizabeth Camp. Temuan menunjukkan bahwa ungkapan sarkastik muncul dalam beberapa bentuk, termasuk sarkasme proposisional, sarkasme leksikal, sarkasme dengan penanda perbandingan, dan sarkasme ilokusioner, yang digunakan oleh netizen untuk menyampaikan kritik dan komentar sosial dalam komunikasi digital.
Copyrights © 2026