Penelitian ini mengkaji dinamika hubungan kerja di antara karyawan generasi Z dalam lingkungan perusahaan startup. Hasil kajian menunjukkan bahwa pola hubungan kerja yang terbentuk bersifat fleksibel, egaliter, dan kolaboratif. Faktor sosial budaya yang memengaruhi dinamika tersebut meliputi nilai kerja khas generasi Z, seperti orientasi pada work-life balance, kebutuhan akan pengakuan, serta dorongan untuk terus berkembang. Selain itu, karakteristik budaya kerja startup yang cenderung informal, dinamis, dan berbasis teknologi turut memperkuat pola interaksi dan kolaborasi di tempat kerja. Temuan ini memberikan gambaran mengenai bagaimana nilai generasi dan budaya organisasi berinteraksi dalam membentuk lingkungan kerja yang adaptif dan inovatif.
Copyrights © 2026