Pasir besi merupakan material alami yang mengandung mineral oksida besi dan umumnya terdapat di wilayah pesisir pantai maupun di aliran sungai yang terbentuk dari proses pelapukan batuan di daerah hulu. Ketersediaannya yang melimpah menjadikan pasir besi sebagai bahan baku yang penting dalam berbagai industri, seperti industri logam, pembuatan baja, serta bahan material magnetik yang digunakan dalam pengembangan teknologi modern. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemisahan magnetik bertingkat dan perlakuan panas terhadap kemurnian serta karakteristik pasir besi dari Sungai Sembahe, Deli Serdang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan jumlah tahapan pemisahan magnetik menurunkan kehilangan massa dari 0,97% (5 kali) menjadi 0,15% (11 kali), yang mengindikasikan berkurangnya kandungan pengotor. Analisis FTIR menunjukkan adanya gugus Fe–O pada 562 cm⁻¹ yang semakin dominan seiring meningkatnya jumlah pemisahan. Pola XRD menunjukkan puncak utama pada 2θ ≈ 35,47° yang berkaitan dengan bidang kristal (311), yang mengindikasikan dominasi fase magnetit (Fe₃O₄). Hasil SEM menunjukkan bahwa partikel mengalami aglomerasi dengan ukuran berkisar antara 10–80 µm. Analisis EDS menunjukkan bahwa kandungan Fe mencapai 81,98% atom pada sampel dengan 11 kali pemisahan magnetik. Hasil ini menunjukkan bahwa pemisahan magnetik bertingkat efektif dalam meningkatkan kemurnian pasir besi, meskipun masih terdapat keterbatasan dalam menghilangkan pengotor berukuran halus.
Copyrights © 2026