Penggunaan teknologi di era digital sekarang ini telah meluas ke berbagai bidang usaha. UD. Kreasi Lutvi, merupakan unit usaha yang fokus pada penjualan kripik. Dalam pengendalian stok hasil olahan keripik, masih terdapat beberapa permasalahan yang dapat memengaruhi kelancaran operasional. Ketidaktepatan dalam pencatatan stok sering kali menyebabkan kelebihan atau kekurangan persediaan, yang berdampak pada keterlambatan pemenuhan pesanan, terutama untuk pelanggan luar negeri. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem informasi pengendalian persediaan barang pada UD. Kreasi Lutvi. Sistem dibangun dengan mengaplikasikan metode Economic Order Quantity (EOQ) untuk mengoptimalkan pengelolaan stok bahan baku. Metode EOQ digunakan untuk menentukan jumlah pemesanan bahan baku yang optimal, yang dapat meminimalkan biaya pemesanan dan penyimpanan bahan baku, serta memastikan ketersediaan bahan baku yang tepat waktu. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D), dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum penerapan EOQ, Singkong Mentega memiliki EOQ 100 kg dan Ubi Ungu 90 kg. Setelah penerapan, nilai EOQ untuk Singkong Mentega menjadi 72 kg dan Ubi Ungu 60 kg, menghasilkan persentase efisiensi biaya sebesar 15%. Penerapan EOQ membantu perusahaan menghindari kelebihan atau kekurangan stok, serta memperlancar produksi dan pengiriman produk. Sistem yang dikembangkan terbukti efektif dalam meningkatkan efisiensi operasional dan pengelolaan stok bahan baku.
Copyrights © 2026