Latar Belakang: Kejadian tertusuk jarum suntik dapat menyebabkan berbagai macam penyakit yang dapat menyerang daya tahan tubuh perawat sehingga akan memengaruhi kesehatan serta produktifitas kerjanya. Faktor risiko penyebab terjadinya kecelakaan tertusuk jarum atau benda tajam medis lainnya seperti umur, tingkat pengetahuan, masa kerja dan tingkat pengetahuan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko kecelakaan tertusuk jarum suntik pada perawat di Rumah Sakit Labuang Baji Makassar. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional dengan menggunakan metode cross sectional study. Populasi penelitian adalah 278 perawat di Rumah Sakit Labuang Baji dengan jumlah sampel 74 perawat. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian adalah purposive sampling. Adapun data dianalisis menggunakan SPSS secara univariat dan bivariat dengan melihat nilai p-value. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan kejadian tertusuk jarum suntik memiliki hubungan dengan tingkat pendidikan (p=0,019). Hasil penelitian menunjukkan kejadian tertusuk jarum suntik memiliki hubungan dengan tingkat pengetahuan (p=0,001). Kejadian tertusuk jarum suntik tidak memiliki hubungan dengan umur (p=0,719) dan masa kerja (p=0,744). Kesimpulan: Kejadian tertusuk jarum suntik memiliki hubungan dengan tingkat pendidikan juga tingkat pengetahuan dan tidak memiliki hubungan dengan umur dan masa kerja. Perlunya dilakukan pelatihan, sosialisasi, inspeksi yang ketat terhadap safety behavior perawat.
Copyrights © 2023