Latar Belakang : Manajemen kesehatan adalah suatu subsistem yang menghimpun upaya administrasi kesehatan yang didukung oleh pengelolaan daya dan informasi penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta pengaturan hukum kesehatan yang terpadu dan saling mendukung yang berguna untuk menjamin tercapainya derajat kesehatan. Berlandaskan pada empat fungsi manajemen agar suatu organisasi dapat mencapai tujuan dengan efektif dan efisien yaitu perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan dapat dilakukan pengelolaan limbah padat medis. Tujuan : Mengetahui gambaran manajemen pengelolaan limbah padat medis di Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar. Metode: Jenis penilitian ini adalah kualitatif dengan metode observasi dan in-depth interview. Jumlah informan 7 orang dipilih dengan metode purposive sampling yang terdiri dari, 1 Kepala Instalasi K3LH, 2 Staff K3LH, 3 Cleaning Service, dan 1 Perawat RS Ibnu Sina. Hasil: Manajemen di RS Ibnu Sina dalam pengelolaan limbah padat medis memiliki perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan pengawasan yang sesuai dengan peraturan PERMEN LHK No. 56 Tahun 2015, namun belum optimal. Aspek perencanaan yang jelas pada tujuannya, pengorganisasian yang memiliki standar, akan tetapi pelaksanaan yang belum maksimal seperti ditemukannya limbah yang masih tercampur dan juga belum disediakan jalur pengangkutan limbah, dan pengawasan yang maksimal berupa laporan serta evaluasi setiap bulannya. Kesimpulan: Pengelolaan limbah padat medis di RS Ibnu Sina yaitu menjaga lingkungan rumah sakit tetap bersih dan juga mencegah lingkungan rumah sakit serta orang disekitarnya tidak terkena penyakit akibat limbah padat medis. Perencanaan yang disusun juga sudah sesuai meliputi tentang SOP yang jelas, penyediaan sarana prasarana, kebutuhan SDM yang sesuai hingga dana yang dibutuhkan dalam pengelolaan limbah padat medis di RS Ibnu Sina Kota Makassar.
Copyrights © 2023