Latar Belakang: Stunting merupakan masalah gizi kronis yang masih tinggi di Indoneisia. Salah satu penyebab utama adalah pola pemberian MP-ASI yang tidak sesuai standar. Upaya edukasi melalui media video diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan ibu. Tujuan: Mengetahui pengaruh video edukasi tentang makanan pendamping ASI (MP-ASI) terhadap pengetahuan ibu dan pola pemberian MP- ASI pada balita stunting di Puskesmas Kassi-Kassi. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi experment dengan rancangan one group pre-test post-test. Sampel peneilitan berjumlah 40 ibu yang memiliki balita stunting, dipilih dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kueisioner pengetahuan dan lembar observasi pola pemberian MP-ASI. Analisis data mengguinakan uji Wilcoxon. Hasil: Rata-rata skor pengetahuan ibu pada kelompok intervensi meningkat dari 8,53 ± 2,56 menjadi 11,53 ± 1,93 (p = 0,000), sedangkan pada kelompok kontrol meningkat dari 8,44 ± 2,56 menjadi 10,78 ± 2,31 (p = 0,000). Rata-rata skor pola pemberian MP-ASI pada kelompok intervensi meningkat dari 36,63 ± 2,82 menjadi 45,06 ± 2,40 (p = 0,000), sementara pada kelompok kontrol meningkat dari 37,44 ± 2,24 menjadi 45,47 ± 3,02 (p = 0,000). Perbandingan antar-kelompok menunjukkan perbedaan signifikan pada peningkatan pengetahuan (p = 0,000) dan pola pemberian (p = 0,000). Kesimpulan: Video edukasi baiki meningkatkan pengeitahuan ibu dan memperbaiki pola pemberian MP-ASI pada balita stunting. Disarankan eduikasi kesehatan menggunakan media video diterapkan secara luas di layanan kesehatan.
Copyrights © 2025