Pengendalian persediaan bahan baku merupakan aspek krusial dalam menjaga kontinuitas produksi industri tekstil. PT Dunia Setia Sandang Asli Tekstil 1 menghadapi permasalahan keterlambatan pengiriman akibat kurangnya ketersediaan stok kain grey di gudang, yang berdampak pada jadwal produksi dan hubungan dengan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengoptimalkan pengendalian persediaan bahan baku kain grey menggunakan metode Economic Order Quantity. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan studi kasus, meliputi pengumpulan data historis tahun 2023, observasi lapangan, dan wawancara dengan staf logistik. Data dianalisis menggunakan formula EOQ untuk menentukan kuantitas pemesanan optimal, safety stock, dan reorder point. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi metode EOQ menghasilkan kuantitas pemesanan optimal sebesar 210.749,46 meter dengan frekuensi 68 kali per tahun, menurunkan total biaya persediaan dari Rp19.076.143,76 menjadi Rp13.911.793,05 atau penghematan 27%. Safety stock ditetapkan sebesar 845.881,34 meter dengan reorder point 1.175.619,18 meter. Proyeksi tahun 2024 menggunakan linear regression menunjukkan kebutuhan 12.722.669 meter dengan EOQ 198.865,82 meter dan total biaya persediaan Rp13.127.341,27. Metode EOQ terbukti efektif dalam mengoptimalkan pengendalian persediaan dan memberikan penghematan biaya yang signifikan bagi perusahaan. Kata Kunci : Economic Order Quantity, pengendalian persediaan, bahan baku tekstil, optimasi biaya, safety stock
Copyrights © 2025