PT Solo Murni merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang percetakan yang selalu mengedepankan kualitas produknya, hal ini ditempuh dengan cara melakukan pengendalian kualitas proses produksi di PT Solo Muni. Pengendalian kualitas dilakukan dengan cara mengidentifikasi jenis cacat pada produk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memperbaiki kualitas produk paperbag menggunakan metode Six Sigma dengan pendekatan DMAIC ( Define, Measure, Analyze, Improve, Control ). Masalah utama yang diidentifikasi adalah tingginya tingkat cacat produk, khususnya cacat kotor, keriput, dan bercak lem, yang dapat menurunkan kepercayaan pelanggan. Diagram fishbone dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) untuk mengidentifikasi akar penyebab. Hasilnya menunjukkan bahwa cacat kotor disebabkan oleh faktor mesin, manusia, material, dan lingkungan, sedangkan cacat bercak lem dipengaruhi oleh faktor manusia, mesin, material, dan metode kerja yang tidak standar. FMEA menyoroti faktor-faktor dengan Risk Priority Number (RPN) tertinggi, seperti perlunya perbaikan mesin secara berkala, keterampilan operator yang kurang, dan kualitas lem yang buruk. Sebagai usulan perbaikan pada tahap Improve, penelitian ini menyusun rekomendasi menggunakan metode 5W+1H yang fokus pada peningkatan pelatihan operator, jadwal perawatan mesin, serta penerapan program kebersihan 5S di area produksi. Terakhir, pada tahap Pengendalian , diusulkan pembuatan visual Standard Operating Procedure (SOP) untuk memastikan tidak adanya perbaikan dan mencegah masalah kualitas terulang di masa depan.
Copyrights © 2026