Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sarana perang pemikiran dalam media digital melalui kajian kritis. Dengan menggunakan desain penelitian studi pustaka atau tinjauan literatur, penelitian ini mengidentifikasi berbagai taktik dan strategi yang digunakan dalam perang pemikiran di ruang digital, termasuk penyebaran disinformasi, propaganda, manipulasi algoritma, dan pembentukan opini publik. Temuan utama menunjukkan bahwa media digital telah menjadi medan pertempuran utama bagi ideologi dan narasi, di mana aktor-aktor tertentu secara sistematis memanfaatkan platform digital untuk memengaruhi persepsi, keyakinan, dan perilaku audiens. Implikasi penelitian ini menyoroti urgensi bagi pembuat kebijakan, praktisi media, dan masyarakat umum untuk meningkatkan literasi digital dan mengembangkan strategi kontra-narasi yang efektif guna membendung dampak negatif perang pemikiran. Secara lebih luas, penelitian ini menggarisbawahi pentingnya kerangka regulasi dan etika yang kuat untuk memastikan integritas informasi di era digital. Orisinalitas penelitian ini terletak pada sintesis komprehensif terhadap berbagai dimensi perang pemikiran dalam konteks media digital di Indonesia, serta penekanan pada implikasi praktis dan rekomendasi kebijakan untuk mengatasi fenomena ini.
Copyrights © 2025