Ketersediaan limbah tandan kosong kelapa sawit (TKKS) yang melimpah sangat potensial untuk dilakukan upaya pemanfaatannya sebagai bahan dasar biobriket. Daun bunga sepatu memiliki sifat sebagai perekat alami sangat cocok untuk pembuatan biobriket untuk meningkatkan nilai ekonomis dari bahan tersebut. Fokus penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh perbandingan perekat daun kembang sepatu dengan serbuk arang TKKS terhadap mutu biobriket dan untuk mengetahui perbandingan yang tepat antara perekat daun kembang sepatu dengan serbuk arang TKKS terhadap mutu biobriket. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan (20% : 80%, 25% : 75%, 30% : 70%, 35% : 65%, 40% : 60%) dan 4 ulangan sehingga memperoleh 20 satuan percobaan. Hasil penelitian ini menunjukkan pengaruh perbandingan perekat daun kembang sepatudengan serbuk arang TKKS terhadap mutu biobriket sangat berpengaruh nyata terhadap kadar abu dan berpengaruh nyata terhadap kerapatan biobriket namun tidak berpengaruh nyata terhadap nilai kalor, kadar air, laju pembakaran dan kadar zat terbang biobriket. Perlakuan perbandingan terbaik dalam pembuatan biobriket ini adalah perlakuan 4 dengan perbandingan 35% perekat daun kembangsepatu dan 65% serbuk TKKS yang menghasilkan nilai kalor 4926 cal/g, nilai kadar air 6,5%, nilai kadar abu 13,46%, nilai laju pembakaran 0,2513 g/menit, nilai kerapatan 0,32 g/cm3, nilai kadar zat terbang 4,11%.
Copyrights © 2025