Diabetes Melitus tipe II yaitu penyakit kronis yang ditunjukkan dengan meningkatnya kadar glukosa darah akibat penurunan sekresi insulin. Pemeriksaan HbA1c menjadi indikator penting untuk menilai pengendalian glukosa darah dalam jangka panjang. Adapun tujuannya dari penelitian ini guna memberi gambaran terkait kadar HbA1c pada pasien DM II di Puskesmas Tenjolaya. Metode yang diterapkan yaitu deskriptif melalui pendekatan kuantitatif maupun kualitatif. Pengambilan sampel dilaksanakan secara langsung kepada 30 pasien yang terdiagnosa Diabetes Melitus tipe II pada bulan Februari-Mei 2025 yang diperiksa menggunakan alat Hipro A1 Immunoassay Analyzer. Hasil menunjukkan bahwasanya kadar HbA1c umumnya bertambah seiring bertambahnya usia, serta lebih tinggi pada pasien yang tidak rutin berolahraga dan tidak patuh mengkonsumsi obat. Mayoritas pasien adalah perempuan, yang berkaitan dengan perubahan hormon pasca menopause. Hal ini menekankan pentingnya kontrol glikemik melalui gaya hidup sehat dan kepatuhan terapi guna mencegah komplikasi diabetes.
Copyrights © 2026