Fenomena Fear of Missing Out (FoMO) semakin marak di kalangan Generasi Z, termasuk dalam keterlibatan politik. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi sejauh mana FoMO memengaruhi pemahaman dan partisipasi politik di kalangan mahasiswa Generasi Z di Indonesia. Dengan menggunakan metode kuantitatif deskriptif, survei dilakukan terhadap 89 mahasiswa aktif berusia 17 tahun ke atas menggunakan kuesioner yang telah divalidasi dan reliabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden (68,5%) tidak mengalami kecemasan terkait FoMO dalam politik, dan 83,1% tidak mengambil keputusan politik berdasarkan tren. Namun, 40,4% mengakui terpengaruh oleh opini influencer, dan 40,4% merasa perlu berpartisipasi untuk menghindari stigma apatis. Studi ini menyoroti tingkat independensi yang tinggi di kalangan Generasi Z dalam keterlibatan politik, meskipun terdapat pengaruh signifikan dari media sosial. Penelitian lebih lanjut disarankan untuk menggunakan metode pengambilan sampel yang lebih representatif guna meningkatkan generalisasi temuan.
Copyrights © 2025