Studi ini membandingkan empat alat AI text-to-3D (Luma AI, Masterpiece X, Meshy, dan Rodin AI) berdasarkan akurasi geometris, kualitas visual, dan kemudahan integrasi dengan AR. Analisis kuantitatif menunjukkan bahwa meskipun Luma AI menghasilkan model dengan detail tinggi, model tersebut memiliki deviasi yang signifikan, sedangkan Meshy AI lebih konsisten untuk model yang lebih sederhana. Evaluasi dari pengguna, yaitu guru SD, menunjukkan preferensi terhadap model asli yang dihasilkan oleh AI karena kejelasan warna, tekstur, dan bentuknya, meskipun model yang terintegrasi mendapat kritik karena ketidak sempurnaan visual. Temuan ini menekankan perlunya optimasi alat AI untuk meningkatkan efektivitas dalam pengajaran dan memberikan rekomendasi untuk pengembangan alat pembelajaran berbasis AR di masa mendatang.
Copyrights © 2025