Penyakit pada ayam petelur dapat menyebar cepat dalam satu kandang dan berisiko menyebabkan kematian massal. Keterbatasan akses dokter hewan yang hanya berkunjung setiap satu hingga dua bulan sekali memperlambat penanganan ketika ayam sakit. Penelitian ini bertujuan mengimplementasikan algoritma Fuzzy Membership Function dan Naive Bayes untuk membantu peternak dalam mengidentifikasi penyakit ayam petelur secara dini. Fuzzy Membership Function digunakan untuk mengubah data suhu, misalnya 37,2°C menjadi nilai fuzzy 0,483, yang kemudian diintegrasikan dengan dataset gejala penyakit pada Naive Bayes untuk menghitung probabilitas penyakit tertinggi. Pengukuran akurasi dilakukan dengan metode Accuracy Rate menunjukkan tingkat akurasi 93% dari 100 data uji, dengan 93 diagnosis tepat dan 7 tidak sesuai. Walaupun akurasinya cukup tinggi, hasil algoritma ini masih mengalami kesulitan dalam mendiagnosis penyakit dengan gejala ringan atau mirip antar penyakit.
Copyrights © 2025