Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis transformasi digital dalam pengadaan barang/jasa di Biro Pengadaan Barang/Jasa Sekretariat Daerah Provinsi Gorontalo. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif dengan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumen, menggunakan model triangulasi untuk validitas data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi digital di bidang pengadaan barang/jasa menghadapi sejumlah tantangan utama. Kekurangan sumber daya manusia (SDM) yang berkualifikasi, terutama di tingkat Ahli Madya dan Ahli Pertama, menjadi hambatan signifikan dalam implementasi teknologi. Struktur organisasi yang belum optimal, khususnya dalam jumlah dan peran jabatan fungsional, turut memengaruhi efisiensi proses. Selain itu, integrasi teknologi dalam manajemen pengadaan masih berada pada tahap pengembangan, menghambat efektivitas kerja dan inovasi. Koordinasi dan komunikasi yang belum maksimal juga menjadi faktor penghambat pencapaian tujuan organisasi. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kompetensi SDM melalui pelatihan intensif, restrukturisasi organisasi untuk mendukung adaptasi digital, pembaruan teknologi yang lebih terintegrasi, serta perbaikan sistem komunikasi internal. Temuan penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dan praktis bagi pengembangan transformasi digital di sektor publik, terutama dalam aspek pengadaan barang/jasa yang lebih efisien, akuntabel, dan inovatif.
Copyrights © 2025