Kegagalan dalam proses sosialisasi dapat membentuk kepribadian buruk pada anak yang mengakibatkan terjadinya perilaku pelanggaran hukum, Dalam hal ini Lembaga Pembinaaan Khusus Anak Kelas II Kota Pekanbaru merupakan lembaga yang menampung anak binaan dalam menjalani masa pidana sesuai dengan putusan pengadilan dan memberikan sosialisasi sesuai dengan nilai dan norma yang berlaku dalam masyarakat . Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahuai bentuk- bentuk sosialisasi yang dijalankan anak binaan dan untuk mengetahuai hambatan dalam proses sosialisasi dengan pendekatan teori sosialisasi dari George Herbert Mead Subjek penelitian ini adalah petugas Lembaga Pembinaaan Khusus Anak Kelas II Kota Pekanbaru yang bertugas pada subseksi pembinaan kepribadian dan kemandirian menggunakan teknik purposive sampling .Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptit dengan teknik pengumpulan data observasi,wawancara mendalam dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian anak binaan menjalankan sosialisasi sekunder yang terdiri dari sosialisasi kepribadian dan sosialisasi kemandirian,dalam proses berjalannya sosialisasi ditemukan hambatan secara internal dan eksternal.
Copyrights © 2025