Sistem pemerintahan bergantung pada partisipasi politik. Meski demikian, tidak semua masyarakat dilibatkan dalam aktivitas politik. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi tingkat partisipasi politik. Di Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan tingkat partisipasi masyarakat pada pemilu dengan tingkat tidak ikut sertaan sebesar 20,42%. Beberapa hal yang menjadi permasalahan diantaranya jumlah pemilih laki-laki berada di bawah jumlah partisipasi pemilih perempuan dalam pemilu, kurangnya sosialisasi tentang pemilu kepada pemilih, dan terdapat pemilih yang tidak memiliki informasi serta tidak paham tentang politik. Hal tersebut menunjukkan masih terdapat Masyarakat yang tidak berpartisipasi dalam politik. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan studi dokumentasi. Pemilihan informan yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling dan analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bentuk partisipasi politik masyarakat di Kecamatan Sangir, Kab. Solok Selatan terdiri dari tiga aspek, yaitu tingkat partisipasi pemilih, kesadaran politik, keterlibatan dalam proses pengambilan Keputusan. Terdapat faktor internal yang dapat mempengaruhi tingkat partisipasi masyarakat dalam pemilih yaitu, faktor teknis yang bersifat operasional dan administratif, serta faktor ekonomi masyarakat. Faktor eksternal yang mempengaruhi meliputi, Faktor administrasi menyangkut data masyarakat, Faktor sosialisasi yang umumnya serta Faktor Politik menyangkut suasana politik menjelang pemilu.
Copyrights © 2025