Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana framing yang dibangun oleh media daring Antaranews.com dalam memberitakan isu pemangkasan bantuan bagi pengungsi Rohingya selama periode Maret 2025. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan model analisis framing Robert Entman. Berita yang dianalisis dalam penelitian ini berjumlah tiga dengan fokus utama pada empat elemen framing yang diterapkan, yaitu bagaimana Antaranews.com mendefinisikan masalah, memperkirakan penyebab masalah, membuat keputusan moral, dan memberikan penyelesaian masalah. Data penelitian diperoleh dari situs resmi media daring Antaranews.com dengan teknik pengumpulan studi teks. Hasil dari analisis menunjukkan bahwa Antaranews.com membingkai isu pemangkasan bantuan bagi pengungsi Rohingya dengan menonjolkan aspek kemanusiaan. Antaranews.com menyebut isu ini sebagai persoalan finansial yang mengancam kelangsungan hidup para pengungsi. Dalam mengidentifikasi penyebab, Antaranews.com menyoroti Amerika Serikat sebagai pemicu pemotongan bantuan serta pemerintah Myanmar sebagai akar permasalahan kedatangan pengungsi Rohingya di Bangladesh. Secara keseluruhan, framing yang dilakukan Antaranews.com menunjukkan keberpihakan terhadap pengungsi Rohingya dengan merefleksikan isu ini sebagai dampak dari minimnya dukungan dan tanggung jawab internasional.
Copyrights © 2026