Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan Supply Chain Management (SCM) pada Ayam Geprek Uyat dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan rantai pasok telah berjalan namun belum optimal. Pengadaan bahan baku masih bergantung pada satu hingga dua pemasok, sehingga menimbulkan risiko keterlambatan dan fluktuasi harga ayam yang berdampak pada biaya produksi. Manajemen persediaan masih dilakukan secara manual, menyebabkan terjadinya overstock dan stock-out. Kualitas bahan baku umumnya baik, tetapi tidak selalu konsisten karena belum adanya SOP pemeriksaan kualitas. Lead time pengiriman juga belum stabil, sehingga menghambat kelancaran produksi. Temuan ini menegaskan perlunya diversifikasi pemasok, digitalisasi inventori, penerapan standar quality control, serta peningkatan koordinasi logistik. Peningkatan penerapan SCM diharapkan mampu meningkatkan efisiensi operasional, menekan biaya, dan memperkuat daya saing usaha di industri kuliner yang kompetitif.
Copyrights © 2025