Penelitian ini menganalisis pengaruh kompensasi, motivasi, dan kedisiplinan terhadap kinerja anggota Polresta Malang Kota di tengah tantangan kepolisian urban dan tekanan beban kerja tinggi. Tujuan penelitian adalah menguji pengaruh parsial dan simultan menggunakan pendekatan kuantitatif cross-sectional. Populasi mencakup 522 anggota dengan 100 responden melalui total sampling. Data dikumpul via kuesioner Likert tertutup (1-5) dan dianalisis dengan regresi linier berganda, termasuk uji validitas-reliabilitas, asumsi klasik, uji t, uji F, dan R². Hasil menunjukkan motivasi (β=0.320, p=0.001) dan kedisiplinan (β=0.620, p<0.001) berpengaruh signifikan terhadap kinerja, sedangkan kompensasi tidak signifikan secara parsial (p=0.608). Secara simultan, ketiga variabel menjelaskan 83.4% variasi kinerja (R²=0.834). Kesimpulannya, faktor internal seperti motivasi dan kedisiplinan mendominasi kinerja kepolisian hierarkis, sehingga direkomendasikan penguatan pelatihan dan pengawasan ketimbang penyesuaian kompensasi.
Copyrights © 2025