Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan proses bisnis pengadaan logistik non semen di Semen Indonesia Cooperative (SIC) sebagai bentuk implementasi administrasi bisnis berbasis digital dalam mendukung efektivitas operasional organisasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, partisipasi aktif selama kegiatan magang, serta studi dokumentasi terhadap dokumen pengadaan dan sistem informasi internal perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses bisnis pengadaan logistik non semen di SIC telah berjalan secara terstruktur dan terintegrasi antar unit kerja, mulai dari penerimaan dokumen pemasok, verifikasi administrasi, penginputan data ke dalam sistem, hingga pengiriman dokumen ke divisi akuntansi. Pemanfaatan sistem informasi digital, seperti Sistem Perdagangan Bahan Bangunan (PBB) dan Sistem Informasi Financial Accounting (SIFINA), berperan dalam meningkatkan efisiensi, akurasi, transparansi, dan akuntabilitas proses administrasi. Namun demikian, masih ditemukan beberapa kendala, antara lain keterlambatan penginputan data dan ketidaksesuaian dokumen, khususnya terkait pencatatan kuantitas dan retur. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan ketelitian, standardisasi dokumen, serta penguatan koordinasi antar unit kerja guna mengoptimalkan kinerja proses bisnis pengadaan logistik non semen di SIC.
Copyrights © 2025