Permasalahan Penelitian ini bertujuan menganalisis alternatif kebijakan transportasi yang aman dan terjangkau bagi mahasiswa Universitas Sriwijaya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui telaah dokumen, observasi lapangan, dan wawancara informal. Evaluasi alternatif kebijakan dilakukan dengan menggunakan kerangka Patton & Sawicki yang meliputi efektivitas, efisiensi, ekuitas, kelayakan politik, dan kelayakan administratif. Tiga alternatif kebijakan dianalisis, yaitu optimalisasi layanan DAMRI, reaktivasi jalur Kereta Api Kertalaya yang terintegrasi dengan feeder kampus, serta penerapan Kawasan Akses Terpadu dan Aman Pendidikan (KATAP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa reaktivasi KA Kertalaya merupakan alternatif paling layak dengan perolehan skor evaluasi tertinggi. Alternatif ini dinilai mampu meningkatkan keselamatan perjalanan, menekan biaya transportasi mahasiswa, serta menyediakan kapasitas angkut yang lebih besar dibandingkan moda transportasi darat lainnya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa reaktivasi jalur Kereta Api Kertalaya yang terintegrasi dengan feeder kampus merupakan solusi kebijakan paling strategis dan berkelanjutan bagi mobilitas mahasiswa Universitas Sriwijaya.
Copyrights © 2026