Penelitian ini bertujuan untuk menggali persepsi pegawai Badan Kepegawaian Negara (BKN) terhadap peran dan kontribusi program magang mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Informan penelitian berjumlah lima orang pegawai dari lima unit kerja berbeda, yang dipilih berdasarkan prinsip representasi fungsional dan keterlibatan dalam pelaksanaan magang. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi non partisipatif, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi, kategorisasi, dan penarikan tema menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontribusi utama mahasiswa magang terletak pada dukungan pekerjaan administratif rutin, seperti entri data, pengarsipan, dan tata usaha, yang membantu meringankan beban pegawai. Tantangan yang muncul meliputi keterbatasan kemampuan teknis mahasiswa, waktu adaptasi yang bervariasi, serta keterbatasan mekanisme evaluasi program. Manfaat program dirasakan tidak hanya oleh organisasi dalam bentuk efisiensi kerja dan penguatan citra institusi, tetapi juga oleh pegawai yang memperoleh pengalaman membimbing mahasiswa. Penelitian ini merekomendasikan perlunya sistem evaluasi yang lebih terstruktur dan integrasi teknologi dalam pengelolaan magang.
Copyrights © 2025