Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberdayaan psikologis dan ketidakamanan kerja terhadap perilaku penarikan psikologis dengan keterlibatan kerja sebagai variabel mediasi pada Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH) di Indonesia. Latar belakang penelitian ini didasari oleh perubahan kelembagaan di Universitas Negeri Jakarta (UNJ) yang bertransformasi menjadi PTN-BH, yang berimplikasi terhadap kondisi psikologis dan rasa aman pegawai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan dari pegawai tidak tetap pada beberapa PTN-BH di Indonesia dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan psikologis berpengaruh negatif terhadap perilaku penarikan psikologis, sedangkan ketidakamanan kerja berpengaruh positif. Keterlibatan kerja berperan signifikan sebagai variabel mediasi antara kedua variabel independen terhadap perilaku penarikan psikologis. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dan praktis bagi pengelolaan sumber daya manusia, khususnya dalam meningkatkan pemberdayaan psikologis dan mengurangi ketidakamanan kerja untuk meningkatkan keterlibatan kerja dan menekan perilaku penarikan psikologis pegawai.
Copyrights © 2025