Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi efek literasi keuangan terhadap perilaku konsumtif Generasi Z di Kota Semarang, dengan teknologi keuangan (FinTech) dijadikan sebagai variabel moderasi. Fenomena meningkatnya perilaku konsumtif di tengah pesatnya perkembangan layanan keuangan digital dijadikan sebagai latar belakang penelitian. Tingkat literasi keuangan yang masih rendah dan intensitas penggunaan FinTech yang tinggi diduga menjadi faktor pendorong perilaku konsumtif berlebihan di kalangan Generasi Z. Pendekatan kuantitatif dengan metode verifikatif diterapkan dalam penelitian ini. Populasi penelitian terdiri atas Generasi Z di Kota Semarang yang telah memiliki penghasilan serta menggunakan layanan FinTech secara aktif. Sebanyak 265 responden diperoleh melalui penyebaran kuesioner daring, dan data dianalisis menggunakan Partial Least Squares–Structural Equation Modelling (PLS-SEM) untuk menilai efek langsung dan efek moderasi antar variabel. Berdasarkan hasil analisis, literasi keuangan ditemukan berefek negatif signifikan terhadap perilaku konsumtif, sedangkan teknologi keuangan berefek positif signifikan terhadap perilaku tersebut. Selain itu, teknologi keuangan terbukti memoderasi hubungan keduanya, di mana penggunaan FinTech secara bijak mampu menekan kecenderungan konsumtif. Hasil ini menegaskan bahwa peningkatan literasi keuangan dan edukasi penggunaan FinTech secara bertanggung jawab diperlukan untuk membentuk perilaku keuangan Generasi Z yang lebih sehat dan berkelanjutan
Copyrights © 2026