Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh efektivitas promosi digital terhadap minat pendaftar dan retensi mahasiswa baru pada institusi pendidikan kesehatan. Penelitian menggunakan pendekatan mixed-method dengan mengombinasikan metode kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif dikumpulkan melalui survei terhadap 150 calon mahasiswa dan 50 mahasiswa baru, sedangkan data kualitatif diperoleh melalui wawancara mendalam untuk menggali persepsi dan pengalaman responden. Analisis kuantitatif dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) guna menguji hubungan kausal antarvariabel secara inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa promosi digital mendapatkan respons yang sangat positif dengan skor rata-rata Likert sebesar 4,3. Secara statistik, promosi digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat pendaftar (β = 0,72; p < 0,01) serta terhadap retensi mahasiswa baru (β = 0,65; p < 0,01), yang menunjukkan kekuatan pengaruh yang tinggi. Temuan kualitatif mendukung hasil kuantitatif dengan mengungkapkan bahwa responden mengapresiasi interaktivitas konten, kemudahan akses informasi, serta daya tarik visual promosi digital. Namun demikian, penelitian ini juga menemukan adanya ketidaksesuaian antara ekspektasi yang dibangun melalui promosi digital dengan kondisi nyata yang dirasakan mahasiswa di lingkungan kampus. Temuan tersebut mengindikasikan bahwa optimalisasi retensi mahasiswa tidak hanya bergantung pada efektivitas promosi digital, tetapi juga memerlukan konsistensi informasi, kejujuran komunikasi digital, serta peningkatan kualitas interaksi personal untuk menjaga kepercayaan dan kepuasan mahasiswa baru.
Copyrights © 2026