Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memainkan peran penting dalam menciptakan lapangan kerja, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan mempromosikan pembangunan yang adil. Pesatnya pertumbuhan UMKM berbasis kopi telah meningkatkan persaingan yang dihadapi oleh Jojo Coffee. Studi ini bertujuan untuk mengembangkan strategi pertumbuhan bisnis dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan pemilik bisnis dan didukung dengan informasi sekunder dari literatur yang relevan. Analisis SWOT digunakan untuk menguji faktor internal dan eksternal, yang kemudian diintegrasikan dengan Business Model Canvas (BMC) untuk menciptakan kerangka strategis yang komprehensif. Temuan menunjukkan bahwa Jojo Coffee telah memenuhi komponen penting BMC, meskipun beberapa area masih memerlukan perbaikan. Kekuatannya meliputi bahan-bahan berkualitas tinggi, pilihan menu yang kreatif dan beragam, serta penggunaan media sosial yang efektif. Namun, bisnis ini juga menghadapi kelemahan seperti ketergantungan pada pemasok tertentu dan biaya operasional yang relatif tinggi. Peluang muncul dari meningkatnya permintaan kopi dan berkembangnya pasar digital, sementara ancaman meliputi persaingan yang ketat dan fluktuasi harga bahan baku. Strategi yang direkomendasikan meliputi diversifikasi produk, mendorong inovasi berkelanjutan, memperkuat identitas merek, dan menerapkan program loyalitas untuk meningkatkan keterlibatan pelanggan.
Copyrights © 2026