Studi ini bertujuan untuk mengetahui faktor kompensasi dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan koperasi se-Kecamatan Gerokgak, baik secara parsial maupun simultan. Permasalahan penelitian ini dilatarbelakangi oleh kinerja karyawan yang belum optimal, yang ditunjukkan melalui fluktuasi pendapatan koperasi, kuantitas kerja yang belum mencapai target, serta rendahnya kemandirian karyawan dalam menyelesaikan tugas. Faktor kompensasi dan lingkungan kerja dipandang sebagai variabel penting yang dapat memengaruhi kinerja karyawan. Penelitian ini menggunakan kuantitatif kausal dengan metode regresi linier berganda. Populasi penelitian mencangkup seluruh karyawan dari 12 koperasi aktif di Kecamatan Gerokgak dengan jumlah 93 orang, yang sekaligus dijadikan sampel melalui teknik sampel jenuh. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dengan skala Likert, dan dianalisis melalui uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, serta pengujian hipotesis melalui uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R²) dengan bantuan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kompensasi memiliki faktor positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, yang mengindikasikan bahwa semakin baik sistem kompensasi yang diterapkan, semakin tinggi pula kinerja karyawan yang dihasilkan; (2) lingkungan kerja memiliki faktor positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, yang menandakan bahwa kondisi kerja yang aman, nyaman, serta hubungan kerja yang humoris antara karyawan dan atasan maupun antar rekan kerja mampu meningkatkan kinerja; (3) secara simultan, kompensasi dan lingkungan kerja memiliki faktor signifikan terhadap kinerja karyawan koperasi di Kecamatan Gerokgak. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa peningkatan sistem kompensasi dan penciptaan lingkungan kerja yang kondusif merupakan faktor penting dalam meningkatkan kinerja karyawan koperasi.
Copyrights © 2026