Kanker payudara merupakan penyebab utama kematian akibat kanker pada wanita di seluruh dunia. Salah satu target terapi adalah Estrogen Receptor Alpha (ERα), yang berperan penting dalam pertumbuhan dan perkembangan sel kanker payudara. Studi ini bertujuan mengevaluasi potensi senyawa aktif dari daun cocor bebek (Kalanchoe pinnata Linn) sebagai kandidat antikanker payudara melalui pendekatan in silico menggunakan metode molecular docking. Senyawa aktif seperti quercetin, kaempferol, dan bryophyllin A dievaluasi terhadap ERα (PDB ID: 3ERT). Hasil docking menunjukkan bahwa quercetin memiliki afinitas pengikatan tertinggi dengan nilai binding affinity sebesar -9.2 kcal/mol, dibandingkan ligan kontrol estradiol (-8.5 kcal/mol). Interaksi hidrogen dan hidrofobik teridentifikasi pada residu kunci di situs aktif ERα. Hasil ini menunjukkan bahwa senyawa dalam K. pinnata memiliki potensi sebagai kandidat terapi kanker payudara, yang layak untuk ditindaklanjuti melalui studi in vitro dan in vivo.
Copyrights © 2025