Permasalahan arus kas proyek memiliki dampak terhadap keuangan penyedia jasa konstruksi, dan kemampuannya dalam menyelesaikan jadwal pekerjaan secara tepat waktu. Dengan mengetahui penyebab-penyebab defisit arus kas dan interaksi diantara penyebab dengan kondisi arus kas, penyedia jasa konstruksi dapat mengantisipasi dan mengkoreksi uang kas yang tersedia untuk menghindari pinjaman kepada pihak lain atau penambahan jumlah pinjamannya. Evaluasi yang dilakukan pada sebuah proyek pembangunan infrastruktur di kawasan industri bersifat analisis deskriptif berdasarkan data tertulis dari penyedia jasa konstruksi. Berdasarkan kajian didapatkan penyebab masalah defisit arus kas yaitu tidak terdapat uang muka karena klausul perjanjian konstruksi, kemudian diperparah oleh penyedia jasa konstruksi yang tidak memaksimalkan frekuensi penagihan bulanan khususnya pada periode awal, serta adanya keterlambatan pembayaran dari pemberi kerja. Evaluasi arus kas secara berkala akan memberikan gambaran uang kas yang tersedia pada masing-masing periode proyek. Selain itu, evaluasi arus kas pada periode akhir juga dapat mengindikasikan adanya laba atau rugi dari hasil pelaksanaan proyek.
Copyrights © 2024