Ikan lele banyak dibudidayakan masyarakat dan dipilih atas dasar pertimbangan waktu panen yang jauh lebih cepat jika dibandingkan dengan Ikan konsumsi lainnya. ikan ini memiliki nilai ekonomis, mudah dipelihara karena termasuk ikan budidaya yang memiliki pertumbahan cepat, bisa tumbuh dan berkembang pada kondisi lingkungan dengan kepadatan tinggi dan minum air serta tahan terhadap penyakit. Permasalahan yang ditemukan (1) belum ada produksi abon ikan lele padahal peluang bisnisnya sangat besar (2) belum mempunyaai pengetahuan tentang cara pembuatan abon ikan lele. Oleh karena itu, Metode pendekatan yang ditawarkan untuk meyelesaikan persoalan mitra maka dengan memberikan bantuan pelatihan tentang cara pembuatan abon ikan lele, adapun tahapan pelaksaan kegiatan adalah : (a) Sosialisasi program pengabdian masyarakat; (b) Persiapan prakondisi sosial, yakni penguatan kegiatan produksi abon ikan lele pada mitra (c) Pelaksanaan program dengan memberikan penyuluhan (d) pendampingan mitra (e) penyuluhan tentang kemasan produk dan labelisasi kemasan (f) pelatihan sistem pemasaran yang didukung oleh lembaga terkait yaitu Perguruan Tinggi (Fakultas Ekonomi dan Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Jember); (g) Pemantauan, evaluasi dan pelaporan, pelatihan laporan keuangan sederhana. Luaran dari kegiatan ini antara lain publikasi artikel ilmiah di Jurnal Nasional yang sudah terakreditasi Sinta yaitu di Jurnal LPPM UM Jember dan artikel di Media Elektronik nasional Berita Bangsa, perbaikan ketrampilan pengolahan produk dan pengemasan serta pemasaran yang dikembangkan untuk meningkatkan perilaku pembelian ulang konsumen. Luaran tambahan video kegiatan.
Copyrights © 2023