Kebiasaan konsumsi camilan tinggi gula pada anak usia dini dapat meningkatkan risiko penyakit tidak menular seperti obesitas dan diabetes melitus tipe 2. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan anak usia dini tentang pemilihan camilan sehat rendah gula melalui pendekatan edukatif yang interaktif dan menyenangkan di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 27 Kota Semarang. Metode yang digunakan mencakup ceramah, diskusi, permainan edukatif “Kotak Pintar Nutrisi” dan “Sehat atau Tidak? Tempel dan Tahu”, poster, serta evaluasi pre-test dan post test. Kegiatan dilakukan selama 75 menit kepada 16 siswa usia 5-6 tahun. Hasil pre-test menunjukkan 68,75% siswa memiliki pengetahuan rendah. Selama edukasi, terjadi peningkatan signifikan pada pemahaman siswa, 93,75% siswa menunjukkan tingkat pengetahuan baik. Uji Wilcoxon menunjukkan nilai signifikansi 0.001 (p < 0.05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan sebelum dan sesudah edukasi. Edukasi gizi dengan media visual dan permainan terbukti efektif dalam membentuk pemahaman dan kebiasaan memilih camilan sehat rendah gula pada anak usia dini.
Copyrights © 2025