Program pengabdian masyarakat ini memiliki tujuan untuk memberikan pendidikan politik sejak dini. Selain itu, program ini juga ditujukan secara khusus untuk meningkatkan kesiapan dan partisipasi dalam menyongsong Pemilu Serentak 2024 yang akan menjadi catatan penting bangsa Indonesia di mana persiapannya tidak cukup jika hanya dilakukan oleh penyelenggara pemilu, melainkan juga memerlukan kesiapan elemen masyarakat sipil dalam hal ini calon pemilih pemula yang memiliki makna penting. Untuk mencapai tujuan tersebut, beberapa kegiatan sebagai turunannya adalah: (a) Sosialisasi tentang Makna Kepemimpinan Politik dan Organisasi Politik; (b) Sosialisasi tentang Menyongsong Pemilu Serentak 2024; (c) Simulasi Pemilu Serentak 2024. Metode yang dilakukan dalam pengabdian masyarakat ini adalah memadukan antara kajian kualitatif di perguruan tinggi dengan sosialisasi dan praktik langsung (action research) di lapangan. Pengabdian masyarakat berbasis bottom-up ini melibatkan pula para aktor lokal di antaranya dinas-dinas di Kabupaten Ponorogo dan Komisi Pemilihan Umum Ponorogo dengan sasaran 50 orang siswa SMA/ Setara calon pemilih pemula di Ponorogo. Pada akhirnya, outcome yang diharapkan dari program pengabdian masyarakat ini adalah meningkatnya kesadaran politik dan peran aktif siswa SMA dalam Pemilu Serentak 2024.
Copyrights © 2025