Program penanaman padi serentak merupakan salah satu upaya strategis yang dilaksanakan oleh Desa Mekar Jati dalam meningkatkan produksi pangan sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat desa. Sebelum program ini diterapkan, perbedaan waktu tanam antarpetani sering menimbulkan berbagai permasalahan, antara lain meningkatnya serangan hama, penggunaan air irigasi yang tidak efisien, serta hasil panen yang tidak merata. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya produktivitas pertanian dan lemahnya ketahanan pangan di tingkat desa. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan program penanaman padi serentak, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya, serta menganalisis dampaknya terhadap semangat produksi pangan dan ketahanan pangan desa. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi observasi lapangan, wawancara dengan petani dan perangkat desa, serta studi dokumentasi yang bersumber dari kelompok tani dan pemerintah desa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program penanaman padi serentak memberikan dampak positif bagi sektor pertanian desa. Program ini mampu meningkatkan motivasi dan kerja sama antarpetani, mempermudah pengelolaan sistem irigasi, menekan serangan hama, serta meningkatkan hasil panen secara lebih merata. Selain itu, penerapan pola tanam serempak mendorong terbentuknya solidaritas dan partisipasi aktif petani dalam setiap tahapan kegiatan pertanian. Program ini juga berkontribusi terhadap terwujudnya ketahanan pangan desa melalui ketersediaan produksi padi yang lebih stabil dan terkelola dengan baik. Secara keseluruhan, program penanaman padi serentak terbukti efektif dan berpotensi menjadi model pengembangan pertanian desa dalam meningkatkan kemandirian serta ketahanan pangan masyarakat.
Copyrights © 2025