Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman kesehatan mental siswa pengurus organisasi di MAN 1 Kota Gorontalo melalui psikoedukasi burnout dan manajemen waktu. Siswa yang aktif dalam organisasi sekolah menghadapi tuntutan ganda antara akademik dan keorganisasian yang berpotensi menimbulkan kelelahan fisik maupun mental. Metode pelaksanaan kegiatan terdiri atas tiga tahap, yaitu persiapan melalui observasi dan wawancara, pelaksanaan psikoedukasi menggunakan ceramah interaktif, diskusi, studi kasus, dan ice breaking, serta evaluasi melalui refleksi dan pengamatan partisipasi siswa. Materi yang diberikan meliputi pemahaman burnout, faktor penyebab dan dampaknya, serta keterampilan praktis dalam manajemen waktu dan strategi coping stres. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa merespon kegiatan dengan antusias dan mengalami peningkatan pemahaman mengenai burnout serta pentingnya pengelolaan waktu yang efektif. Siswa juga mulai menyadari pentingnya keseimbangan antara kegiatan akademik, organisasi, dan kehidupan personal. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah preventif dalam mencegah burnout serta mendukung terciptanya lingkungan organisasi siswa yang lebih sehat dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025