Abstrak Pekerjaan (kerja – bekerja) adalah sesuatu yang dhorury (primary) bagi ummat manusia dalam rangka memenuhi hajat hidup dan kehidupannya di muka bumi ini. Shighoh “Al-Ka sab” banyak dijumpai di dalam Al-Qur’an, begitu juga shighoh “al-Amal” yang artinya adalah hampir sama yakni ; bekerja dan beramal. Shighoh “al-Kasab” menunjukkan makna/arti yang umum ( lafadz ‘Am) atau kata yang mempunyai arti apa saja tentang pekerjaan itu, tanpa menunjuk pada sebuah pekerjaan tertentu, dengan cara tertentu dan objek tertentu. Sedang pada ayat lain memerintahkan kepada ummat manusia agar meng-infaq-kan hasil pekerjaannya itu sebagai rizqi yang telah diberikan oleh Alloh kepada kita semua.Pada sisi lain hadits Nabi Muhammad SAW menjelaskan bahwa pekerjaan (al-kasab) yang paling bagus adalah pekerjaan/perbuatan seorang lelaki dengan tangannya sendiri ( عمل الرجل بيده ). Shoghoh “بيده “ adalah majaz (مجاز) sebuah kata yang mengandung arti lain diluar makna yang sebenarnya. Dalam hal ini antara Al-Qur’an menyebut sighoh al-kasab menunjukkan makna ‘Am (majmuk) dan dalam al-Hadits shighoh al-kasab di tafshil (dirinci) dengan shighoh “بيده “ yang mempunyai makna majaz. Hal tersebut masih belum memberikan kejelasan/kepastian mengenai kriteria pekerjaan yang sesungguhnya. Maka, dengan demikian diharapkan akan dapat melahirkan sebuah konsepsi tentang “pekerjaan yang bagus” sesuai dengan perspektif syariah. Key words : al-kasab (pekerjaan) - rizqi – infaq - - " بيده " " بيع مبرور" . AbstractOccupation is primary needs for human beings in order to fulfill live necessities in the world. Shighoh “Al-Kasab and shighoh “al-Amal“ are frequently found in Al-Qur’an and they means “to work or to serve”. Shighoh “Al-Kasab means similarly to that work without referring to certain occupations, means and objects. Meanwhile this verse requires the ummah to donate infaq resulted from that occupation as livelihood given by Allah to them.The hadits Muhammad SAW(PBUH) explains that the best occupation is the one that is carried out by a man himself. Shighoh “بيده“ is majaz (مجاز); a word that means out of its meaning itself. In this regards, Al-Qur’an mentions “sighoh al-kasab” that shows ‘Am (compound) and shighoh al-kasab in Al-Hadits is specified by shighoh “بيده “ that means majaz. The phenomenon has not explained the certain meaning of real job/occupation. Therefore, this study is hoped to yield a conceptioan regarding a good occupation from syariah perspectives. Key words : al-kasab (occupation) - rizqi – infaq - - " بيده "" بيع مبرور" .
Copyrights © 2016