Manuju : Malahayati Nursing Journal
Vol 8, No 5 (2026): Volume 8 Nomor 5 (2026)

Hubungan Stres Kerja dengan Kinerja Perawat IGD di RSUD Ratu Zalecha Martapura

Navia, Vina (Unknown)
Taufikasari, Rohni (Unknown)
Mathuridy, Roly Marwan (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 May 2026

Abstract

ABSTRACT Emergency Department (ED) nurses are healthcare professionals who work in conditions characterized by a high level of urgency, heavy workload, and demands for speed and accuracy in decision-making. These conditions have the potential to cause work-related stress which, if not well managed, may affect nurses’ performance and have an impact on service quality and patient safety. Therefore, work stress is an important factor to be examined in relation to the performance of ED nurses. This study aimed to determine the relationship between work stress and the performance of ED nurses at RSUD Ratu Zalecha Martapura. This study employed a quantitative analytic design with a cross-sectional approach. The sample consisted of 30 ED nurses selected using a total sampling technique. Work stress was measured using the Perceived Stress Scale (PSS-10), while nurse performance was measured using a performance questionnaire based on Campbell’s theory. Data analysis was conducted using univariate and bivariate analyses with the Pearson correlation test. The results showed that all respondents (100%) were at a moderate level of work stress. Most nurses had good performance (86.7%), while the rest had adequate performance (13.3%). The bivariate analysis showed a p-value of 0.377 (p 0.05) with a correlation coefficient of r = 0.167, indicating that there was no significant relationship between work stress and the performance of ED nurses. These findings indicate that the performance of ED nurses can be maintained despite a moderate level of work stress, which may be influenced by other factors such as work experience and environmental support. Keywords: Work Stress, Nurse Performance, ER, Hospital.  ABSTRAK Perawat Instalasi Gawat Darurat (IGD) merupakan tenaga kesehatan yang bekerja dalam kondisi dengan tingkat urgensi tinggi, beban kerja berat, serta tuntutan kecepatan dan ketepatan dalam pengambilan keputusan. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan stres kerja yang apabila tidak dikelola dengan baik dapat memengaruhi kinerja perawat dan berdampak pada kualitas pelayanan serta keselamatan pasien. Oleh karena itu, stres kerja menjadi salah satu faktor yang penting untuk diteliti dalam kaitannya dengan kinerja perawat IGD. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara stres kerja dengan kinerja perawat IGD di RSUD Ratu Zalecha Martapura. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 30 perawat IGD yang diambil menggunakan teknik total sampling. Stres kerja diukur menggunakan kuesioner Perceived Stress Scale (PSS-10), sedangkan kinerja perawat diukur menggunakan kuesioner kinerja berdasarkan teori Campbell. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh responden (100%) berada pada tingkat stres kerja sedang. Sebagian besar perawat memiliki kinerja dalam kategori baik (86,7%), sedangkan sisanya berada pada kategori cukup (13,3%). Hasil analisis bivariat menunjukkan nilai p-value sebesar 0,377 (p 0,05) dengan koefisien korelasi r = 0,167, yang menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara stres kerja dengan kinerja perawat IGD. Hasil ini mengindikasikan bahwa kinerja perawat IGD tetap dapat dipertahankan meskipun berada pada tingkat stres kerja sedang, kemungkinan dipengaruhi oleh faktor lain seperti pengalaman kerja dan dukungan lingkungan kerja. Kata Kunci: Stres Kerja, Kinerja Perawat, IGD, Rumah Sakit.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

manuju

Publisher

Subject

Health Professions Nursing Public Health

Description

MANUJU : Malahayati Nursing Journal merupakan jurnal yang memiliki fokus utama pada hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dikembangkan dengan pendekatan interdispliner dan multidisiplin. Proses penerimaan naskah selalu terbuka setiap waktu, naskah yang sudah disubmit oleh penulis ...