Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi program ketahanan pangan di Desa Jingkang melalui budidaya tanaman hortikultura dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitasnya. Program ini bertujuan meningkatkan kemandirian pangan dan kesejahteraan masyarakat desa, namun pelaksanaannya menghadapi beberapa hambatan seperti kurangnya pencatatan hasil panen dan minimnya pelatihan bagi kelompok masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan aktif masyarakat dan dukungan ekonomi telah berkontribusi pada efektivitas implementasi program. Untuk meningkatkan efektivitas program, perlu dilakukan penyusunan sistem pencatatan hasil panen yang terstruktur, penyediaan teknologi pascapanen yang memadai, peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan teknis dan manajerial, serta penguatan koordinasi antarinstansi dan pendampingan berkelanjutan. Dengan demikian, program ketahanan pangan di Desa Jingkang dapat menjadi contoh praktik baik dalam penerapan program ketahanan pangan di wilayah pedesaan.
Copyrights © 2026