Kemampuan mengenal konsep kanan dan kiri pada anak usia dini sering belum berkembang optimal karena pembelajaran masih bersifat instruksional dan kurang melibatkan aktivitas gerak. Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan mengenal konsep kanan dan kiri anak usia 4–5 tahun melalui metode gerak dan lagu di TK Santa Maria Surabaya. Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 16 anak kelompok A yang terdiri dari 10 anak perempuan dan 6 anak laki-laki. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan anak dalam mengenal konsep kanan dan kiri setelah penerapan metode gerak dan lagu, yang terlihat dari meningkatnya jumlah anak yang mencapai kategori Berkembang Sesuai Harapan pada Siklus II. Temuan ini menunjukkan bahwa metode gerak dan lagu efektif digunakan sebagai strategi pembelajaran yang aktif dan menyenangkan dalam membantu anak memahami konsep arah.
Copyrights © 2026