ABSTRAK Pemberian ASI ekslusif merupakan salah satu global target for nutrition dari Majelis Kesehatan Sedunia atau World Health Assembly yaitu meningkatkan angka ASI ekslusif untuk bayi sampai dengan umur 6 bulan. Cakupan ASI eksklusif tidak lepas dari masalah yang terjadi dalam proses menyusui diantaranya kepercayaan yang salah bahwa ASI keluar sedikit atau ASI kurang mencukupi kebutuhan bayi. Produksi ASI yang sedikit menjadi penyebab paling sering terhadap terjadinya kegagalan dalam menyusui. Pijat Laktasi merupakan salah satu upaya efektif dalam meningkatkan produksi ASI. Kader posyandu merupakan kader kesehatan yang berasal dari warga masyarakat yang dipilih masyarakat serta bekerja dengan sukarela untuk membantu peningkatan kesehatan masyarakat di wilayah kerja Posyandunya, sehingga kehadiran kader akan sangat mudah diterima oleh masyarakat. Kader mempunyai peran sebagai penggerakan masyarakat, penyuluhan, dan pemantauan. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah pemberdayaan peran kaderdalam meningkatkan produksi ASI melalui teknik pijat laktasi dalam mengoptimalkan kesehatan bayi, dengan khalayak sasaran adalah 23 orang kader kesehatan. Pelaksanaan kegiatan pelatihan selama 2 hari dengan materi tentang upaya meningkatkan produksi ASI dengan pijat laktasi dan praktikum langsung tehnik pijat laktasi serta pendampingan kader dalam penerapan pijat laktasi pada ibu menyusui. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatatan pengetahuan dan keterampilan kader dalam upaya peningkatan produksi ASI dengan tehnik pijat laktasi dalam optimalkan kesehatan bayi setelah dilakukan pelatihan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini berjalan dengan baik dan kader kesehatan yang telah di latih dapat menerapkan langsung apa yang sudah diajarkan kepada ibu menyusui. Kata Kunci: Pemberdayaan Kader, Produksi ASI, Pijat_Laktasi, Kesehatan Bayi. ABSTRACT Exclusive breastfeeding is one of the global nutrition targets of the World Health Assembly, which aims to increase exclusive breastfeeding rates for infants up to 6 months of age. Exclusive breastfeeding coverage is inseparable from issues that arise during the breastfeeding process, including the misconception that breast milk production is low or insufficient for the baby's needs. Low milk production is the most common cause of breastfeeding failure. Lactation massage is an effective way to increase breast milk production. Integrated health service post (Posyandu) cadres are community-selected health workers who volunteer to help improve public health in their area. Their presence is easily accepted by the community. Cadres play a role in community mobilization, outreach, and monitoring. The purpose of this community service is to empower the role of cadres in increasing breast milk production through lactation massage techniques to optimize infant health, with the target audience being 23 health cadres. Methods: The implementation of the training activities for 2 days with material on efforts to increase breast milk production with lactation massage and direct practice of lactation massage techniques and mentoring cadres in applying lactation massage to breastfeeding mothers. The results of the activity showed an increase in the knowledge and skills of cadres in efforts to increase breast milk production using lactation massage techniques to optimize infant health after the trainingThis community service activity went well, and the trained health cadres were able to directly apply what they had learned to breastfeeding mothers. Keywords: Cadre Empowerment, Breast Milk Production, Lactation Massage, Infant Health.
Copyrights © 2026