Kekerasan terhadap perempuan, baik fisik, metaforis, atau institusional, adalah jenis kekerasan yang paling umum dan rumit. Dengan menggunakan tujuan penelitian ini adalah untuk menggunakan teknik semiotik Roland Barthes untuk melihat bagaimana kekerasan seksual terhadap perempuan ditampilkan dalam film Jeremias Nyangoen “Women From Rote Island” Film ini tentang Martha, seorang wanita dari Pulau Rote, yang mengalami pelecehan seksual di banyak bagian kehidupannya, seperti di keluarganya, di tempat umum, dan di lembaga sosial. Penelitian ini menggunakan metode analisis semiotik Barthes, yang melihat makna denotatif, konotatif, dan mitos, untuk menggambarkan berbagai hal secara kualitatif. Penelitian ini memperoleh data dengan mengamati secara dekat tujuh sekuens penting dalam film dan mengambil gambarnya. Penelitian ini juga membaca beberapa buku tentang film tersebut. Analisis menunjukkan bahwa film tersebut menunjukkan kekerasan seksual dengan cara yang jelas dan juga mengkritik sistem patriarki menggunakan simbol dan cerita visual bahkan disiksa oleh laki-laki menunjukkan bagaimana perempuan disakiti oleh sistem yang membuat mereka diam. Penelitian ini menunjukkan betapa pentingnya untuk melihat secara kritis bagaimana media menggambarkan kekerasan terhadap perempuan dan bagaimana film dan bentuk media lainnya dapat mengembangkan dan mempertahankan norma-norma yang berbahaya. Jadi, “Women From Rote Island” merupakan film penting untuk mempelajari tentang kekerasan terhadap perempuan dalam konteks masyarakat Indonesia.
Copyrights © 2026