Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor kesulitan membaca siswa sekolah dasar dari aspek internal dan eksternal serta keterkaitannya dalam konteks lokal. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif-korelasional dengan sampel 60 siswa kelas I dan II di UPT SDN 01 Bandar Sari. Data dikumpulkan melalui angket dan dianalisis menggunakan SPSS. Hasil menunjukkan bahwa motivasi (2,95), minat baca (2,78), kepercayaan diri (2,70), dan kemampuan fonologis (2,66) berada pada kategori sedang. Kemampuan fonologis menjadi faktor paling dominan (r = -0,60; sig. 0,000; B = -0,50). Secara simultan, variabel penelitian berkontribusi sebesar 61,9% terhadap kesulitan membaca (R Square = 0,619). Faktor eksternal seperti lingkungan keluarga dan metode pembelajaran turut memengaruhi. Kesimpulannya, kesulitan membaca merupakan hasil interaksi faktor kognitif, afektif, dan lingkungan sehingga memerlukan penanganan komprehensif.
Copyrights © 2026