Capaian pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka dirancang berbasis fase perkembangan dan berorientasi pada pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, termasuk pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila di sekolah dasar. Namun, asesmen akhir Fase B masih didominasi tes tertulis dan belum mampu mengukur aspek sikap, pengetahuan, serta keterampilan kewargaan secara komprehensif. Penelitian ini bertujuan menganalisis kebutuhan guru terhadap instrumen asesmen, merancang instrumen yang efektif, serta menguji validitasnya menggunakan model Rasch. Metode yang digunakan adalah Research and Development dengan model ADDIE hingga tahap pengembangan. Penelitian dilaksanakan di empat sekolah dasar segugus Bahari, Kabupaten Tegal, dengan subjek 145 siswa kelas IV. Data dikumpulkan melalui dokumentasi, wawancara, angket validasi pakar, dan tes 30 soal pilihan ganda Pendidikan Pancasila. Validitas isi berdasarkan Aiken’s V menunjukkan kategori valid. Analisis Rasch menyatakan seluruh butir fit dengan tingkat kesukaran −2 hingga +2. Model dinyatakan layak dengan akurasi 70,9%, sensitivitas 68,7%, dan spesifisitas 0,731.
Copyrights © 2026