Capaian pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka dirancang berbasis fase perkembangan dan berorientasi pada pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, termasuk pada mata pelajaran IPAS di sekolah dasar. Namun, asesmen akhir Fase B masih didominasi tes tertulis yang belum mampu mengukur kompetensi secara komprehensif. Penelitian ini bertujuan menganalisis kebutuhan guru terhadap instrumen asesmen capaian pembelajaran, menyusun desain instrumen yang efektif, serta menguji validitasnya menggunakan model Rasch. Penelitian menggunakan metode Research and Development dengan model ADDIE hingga tahap pengembangan. Subjek penelitian adalah 142 siswa kelas IV di empat sekolah dasar Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal. Data dikumpulkan melalui dokumentasi, wawancara, angket validasi pakar, dan tes 30 soal pilihan ganda IPAS. Hasil validasi isi melalui Aiken’s V menunjukkan kategori valid. Analisis Rasch menyatakan seluruh butir fit dengan tingkat kesukaran −2 hingga +2. Model dinyatakan layak dengan akurasi 70,9%, sensitivitas 68,7%, dan spesifisitas 0,731.
Copyrights © 2026