AC–WC  merupakan  lapis  permukaan  yang  langsung  berhubungan  dengan  bebankendaraan  yang  lewat  diatasnya.  Sehingga  lapisan  ini  harus  mampu  mendukung  dan menyebarkan beban yang diterima kelapisan dibawahnya. Selain itu lapisan ini harus kedap air agar dapat melindungi badan jalan dari  kerusakan akibat cuaca, Tebal minimum lapis AC-WC adalah 4 cm.Penelitian Aspal yang dilakukan menggunakan pengujian Marshall dengan langkah yaitu persiapan Benda Uji, Penentuan Berat Jenis Bulk dari benda uji, pemeriksaan nilai stabilitas dan flow, dan perhitungan sifat volumetrik benda uji.Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan pada komposisi rancangan campuran Aspal Beton AC-WC dengan menggunakan Fly Ash secara keseluruhan memenuhi syarat. Komposisi variasi I (Batas Tengah) dengan KAO 6,5% dengan hasil VMA15,941%, VIM 4,405%, VFA 72,504%, Flow 3,57mm, Stabilitas 840,52kg dan Marshall sisa didapat hasil 96,571%.Komposisi variasi II (Batas Atas) dengan KAO 7,0% dengan hasil VMA16,672%, VIM 3,258%, VFA 80,470%, Flow 3,57mm, Stabilitas 853,33kg dan Marshall sisa didapat hasil 97,561%.Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa komposisi rancangan aspalbeton AC-WC dengan menggunakan fly ash dapat dijadikan untuk lapis permukaan konstruksiperkerasan jalan, karena telah memenuhi syarat spesifikasi yang ditetapkan.
Copyrights © 2016